Selasa, 29 Januari 2019

Jangan Sinis, Kita Semua MUNGKIN Pernah Menjadi "Poser"

Hi guys, wellcome back! kalo waktu lalu aku bahas tentang tutorial-tutorial musik, sekarang beda nih. Aku mau bahas tentang 'Poser'  Yuk langsung aja disimak ;)



Memakai kaus band atau merchandise secara sengaja atau tidak memang bisa menunjukkan sebuah identitas yang ingin ditonjolkan oleh penggunanya, apalagi penggunanya itu adalah orang yang benar-benar menggemari band tersebut. Mereka bisa saja memaknai kaus tersebut lebih dalam dari sekedar 'style' semata.

Trus apa jadinya jika seseorang yang memakainya tidak tahu menahu sedikitpun tentang band atau musisi yang dipakai kausnya? Apakah dia bisa dikatakan 'poser'? belum tentu lho guys, bisa jadi mas atau mabknya memang tidak peduli soal itu. Trus poser itu apaan sih? Toh juga itu cuma kaus saja kan?Nah jadi gini, tanpa bermaksud menyudutkan pihak lain atau bermaksud pretensius, aku akan bahas dikit tentang poser.

Sebenarnya sih belum jelas kata poser itu datang dari mana. Kalau kita melihat ke kamus atau search ke wikipedia mungkin saja kita tidak menemukan definisi seperti yang kita inginkan. Namun ada satu situs, urbandictionary, Poser diartikan menjadi “A person exhibiting foolish or flighty behavior“… Dari definisi ini makin terlihat kan mengapa kata poser memiliki arti yang berbeda.
Poser selalu dikaitkan dengan perilaku seseorang yang berusaha ‘tampil’ untuk dilihat oleh khalayak, dengan menjadi orang lain, atau setidaknya apa yang dikenakan tubuhnya tidak berasal dari kreatifitas dirinya sendiri.
Umumnya poser menunjukkan ketertarikan mereka untuk mendapatkan perhatian bahkan demi diterima di sebuah pergaulan tertentu. Sederhananya, poser adalah orang yang ikut-ikutan, berpura-pura menyukai sesuatu tanpa memahami betul apa yang dilakukan atau atribut apa yang ia kenakan. Umumnya poser sering ada pada kalangan pecinta musik.

Mengenakan kaus band tanpa tahu siapa personelnya, albumnya, lagu-lagunya, mungkin bukan jadi permasalahan bagi sebagian orang. Tapi, jangan sampai kejadian memalukan ini terjadi pada kalian ya guys. Jangan sampe kayak yang satu ini, nih aku kasi contoh.

Beberapa waktu silam, Yadi berniat untuk menonton sebuah gigs yang menampilkan band-band metal di kawasan Tangerang. Salah satu penampilan utamanya adalah BESIDE, yang berasal dari Bandung. Kemudian, dia melihat segerombolan anak yang mungkin masih duduk di bangku SMA memakai kaus BESIDE. Tibalah saatnya BESIDE tampil. Anak-anak SMA ini hanya diam dipojokan. Yadi kemudian menghampiri salah satunya.

"Lo tahu enggak itu yang lagi manggung siapa?", tanya Yadi.
"Enggak tahu, Bang" ujar salah satu anak SMA itu polos.
"Itu yang kaosnya lagi lo pakai, b*go!" seloroh Yadi sambil berlalu begitu saja. (source : Kumparan.com)

Perilaku poser ini nyatanyamasih dianggap wajar terutama untuk kalangan remaja lho guys. Menurut Vera Itabiliana H. Seorang psikolog anak dan remaja, penerimaan suatu kelompok menjadi penting bagi diri remaja karena itu menjadi salah satu elemen dari jati dirinya. Dalam rangka agar diterima dalam suatu kelompok itulah remaja sering berusaha mengikuti norma-norma yang ada di dalam kelompoknya agar tetap merasa "one of them" dan tidak dianggap aneh sehingga kemudian dikucilkan dari kelompoknya.

Entah apa yang salah dari poser, bagi kawanan groupies atau fans garis keras, menjadi poser mungkin terlihat memalukan. Poser bahkan sering diperlakukan sinis. Toh, menjadi poser mungkin merupakan fase menuju pendewasaan.

Jangan menyangkal, hal ini lazim kok. Namun, kadar atau intensitasnya tergantung dari self esteem individu itu sendiri. Jika self esteem-nya baik maka individu tersebut akan lebih 'kebal' dengan pengaruh kelompok yang ia rasa tidak sesuai dengan dirinya. Dia akan lebih berani untuk ekspresikan diri dan tidak masalah jika harus keluar dari kelompok tersebut. Sebaliknya, yang self esteem-nya rendah akan cenderung lebih butuh penerimaan kelompok karena merasa dirinya tidak ada artinya tanpa kelompok tersebut.

Sekarang, coba ingat sebelum menghujat. Barangkali kamu dulu juga pernah jadi poser? (source:kumparan.com).

57 komentar:

  1. Setelah saya membaca artikel ini saya ingin menjadi superman

    BalasHapus
  2. Kak tau ga perbedaan km sama cicakk???

    BalasHapus